Kamis, 24 Maret 2011

[HOT] Penghargaan dari Jepang: Keluarga Rita Kaget



KOMPAS.com - Rita Retnaningtyas (35), seorang perawat asal Semarang mendapat penghargaan dari Pemerintah Jepang, karena dedikasinya terhadap pekerjaan dan kemanusiaan.

Bambang Wagiman, suami Rita mengaku tidak menyangka istrinya memiliki keberanian untuk bertahan di Rumah Sakit Miyagi International dan menolong pasien dibanding menyelamatkan diri.

Dihubungi via telepon, Rabu (23/3/2011) kemarin, Bambang sudah berada di Jakarta guna menjemput istrinya. Ia mengaku mendengar istrinya mendapat penghargaan dari Pemerintah Jepang justru dari wartawan. "Sepanjang hari ini, saya sudah menerima telepon beberapa kali oleh teman-teman anda," kata Bambang Wagiman.

Kabar menggembirakan itu, disambut suka cita oleh dua buah hatinya, Septiawan Putra Kusuma (12) dan Abian Haikal Caesario (7). Rita Retnaningtyas bekerja di Miyagi Nasional Hospital sejak tahun 2009.

Kali ini Rita pulang karena memang seluruh TKI diijinkan dievakuasi. Pihak Miyagi National Hospital juga sudah memberi ijin kepulangan. Ibu kandung Rita, Juminah (56) menyebutkan, Rita berangkat ke Jepang tahun 2009. Saat itu ia masih berstatus sebagai perawat di RS Tlogorejo Semarang. Ia berangkat ke Jepang setelah mendapat pelatihan khusus.

"Awal ada gempa, kami panik karena tak bisa kontak dia. Baru seminggu sesudahnya Rita mengontak keluarga," kata Juminah, di rumahnya, kawasan Banyumanik Semarang.

Rita mendapat penghargaan karena menjalankan misi kemanusiaan menolong korban-korban gempa dan tsunami di kawasan Miyagi, Aomori, Fukushima, Ibaraki, dan Iwate.

Di lima wilayah tersebut terdapat 35 perawat asal Indonesia. Semua perawat di lima prefektur atau provinsi ini selamat dari gempa, tsunami, maupun radiasi reaktor nuklir. Dari semua yang selamat, Rita termasuk salah satu yang bertahan dan tidak bersedia mengungsi, agar bisa mengabdikan diri pada kemanusiaan.
»»  read more

Minggu, 20 Maret 2011

Daftar Hantu Paling Seram di Indonesia

Maubaca.com.- Ada hal menarik dalam masyarakat Indonesia, ternyata acaman hukuman positif masih bisa dilamggar dibandingkan dengan harus berhadapan dengan namanya mahluk halus alias hantu. Daerah-daerah yang konon diduga berpenghuni mahluk halus biasanya keadaan lingkungannya tetap terjaga karena ada ketakutan dari masyarakat setempat jika lingkungan tersebut diganggu.Nah..mahluk halus jenis mana saja yang paling ditakuti masyarakat kita, berikut 10 jenis mahluk halus yang cukup menyeramkan:
1. Kuntilanak
sosok kuntilanak digambarkan dalam bentuk wanita cantik. Kuntilanak digambarkan senang meneror penduduk kampung untuk menuntut balas. Kuntilanak sewaktu muncul selalu diiringi harum bunga kamboja. Konon laki-laki yang tidak berhati-hati bisa dibunuh sesudah kuntilanak berubah wujud menjadi penghisap darah. Kuntilanak juga senang menyantap bayi dan melukai wanita hamil. Dalam cerita seram dan film horor di televisi Malaysia, kuntilanak digambarkan membunuh mangsa dengan cara menghisap darah di bagian tengkuk, seperti vampir.Agak berbeda dengan gambaran menurut tradisi Melayu, kuntilanak menurut tradisi Sunda tidak memiliki lubang di punggung dan hanya mengganggu dengan penampakan saja. Jenis yang memiliki lubang di punggung sebagaimana deskripsi di atas disebut sundel bolong. Kuntilanak konon juga menyukai pohon tertentu sebagai tempat “bersemayam”.

2. Sundel Bolong
Sundel bolong dalam mitos hantu Indonesia digambarkan dengan wanita berambut panjang dan bergaun panjang warna putih. Digambarkan pula terdapat bentukan bolong di bagian punggung yang sedikit tertutup rambut panjangnya sehingga organ-organ tubuh bagian perut terlihat. Dimitoskan hantu sundel bolong mati karena diperkosa dan melahirkan anaknya dari dalam kubur. Biasanya sundel bolong juga diceritakan suka mengambil bayi-bayi yang baru saja dilahirkan.

3. Tuyul
Tuyul (bahasa Jawa: thuyul) dalam mitologi Nusantara, terutama di Pulau Jawa, adalah makhluk halus berwujud anak kecil atau orang kerdil dengan kepala gundul. Penggambaran lainnya yang tidak disepakati semua orang adalah kulit berwarna keperakan, bersifat sosial (dalam pengertian memiliki masyarakat dan pemimpin), serta bersuara seperti anak ayam. Tuyul dapat dipekerjakan oleh seorang majikan manusia untuk alasan tertentu, terutama mencuri (uang). Untuk menangkal tuyul, orang memasang yuyu di sejumlah sudut rumah karena tuyul dipercaya menyukai yuyu sehingga ia lupa akan tugas yang dibebankan pemiliknya. Kejadian tuyul dipercaya berasal dari janin orang yang keguguran atau bayi yang mati ketika lahir. Karena berasal dari bayi, karakter tuyul juga seperti anak-anak: gemar bermain (seperti laporan orang melihat sejumlah tuyul bermain pada tengah malam, dsb.).

4. Pocong
Penggambaran pocong bervariasi. Dikatakan, pocongkkkk memiliki wajah berwarnah hijau dengan mata yang kosong. Penggambaran lain menyatakan, pocong berwajah rata dan memiliki lubang mata berongga atau tertutup kapas dengan wajah putih pucat. Mereka yang percaya akan adanya hantu ini beranggapan, pocong merupakan bentuk protes dari si mati yang terlupa dibuka ikatan kafannya sebelum kuburnya ditutup. Meskipun pocong dalam film sering digambarkan bergerak melompat-lompat, mitos tentang pocong malah menyatakan pocongkkkk bergerak melayang-layang. Hal ini bisa dimaklumi, sebab di film-film pemeran pocong tidak bisa menggerakkan kakinya sehingga berjalannya harus melompat-lompat. Kepercayaan akan adanya hantu pocong hanya berkembang di Indonesia, terutama di Jawa dan Sumatera. Walaupun penggambarannya mengikuti tradisi muslim, umat beragama lain pun ternyata dapat mengakui eksistensi hantu ini.

5. Genderuwo
Genderuwo adalah sejenis bangsa jin atau makhluk halus yang berwujud manusia mirip kera yang bertubuh besar dan kekar dengan warna kulit hitam kemerahan, tubuhnya ditutupi rambut lebat yang tumbuh di sekujur tubuh. Genderuwo terutama dikenal dalam masyarakat di Pulau Jawa (orang Sunda menyebutnya “gandaruwo” dan orang Jawa menyebutnya “gendruwo”). Habitat hunian kegemarannya adalah batu berair, bangunan tua, pohon besar teduh atau sudut-sudut yang lembab sepi dan gelap. Pusat domisili makhluk ini dipercaya berada di Hutan Jati Donoloyo, kecamatan Sloghimo, sekitar 60 km di sebelah timur Wonogiri, dan di wilayah Lemah Putih, Purwosari, Girimulyo, Kulon Progo sekitar 60 km ke barat Yogyakarta.

6. Wewe Gombel
Wewe Gombel adalah sebuah istilah dalam tradisi Jawa yang berarti roh jahat atau hantu yang suka mencuri anak-anak, tapi tidak mencelakainya. Konon anak yang dicuri biasanya anak-anak yang ditelantarkan dan diabaikan oleh orang tuanya. Wewe Gombel biasanya akan menakut-nakuti orang tua si anak atas sikap dan perlakuannya kepada anaknya sampai mereka sadar. bila mereka telah sadar, Wewe Gombel akan mengembalikan anaknya.
Menurut cerita, Wewe Gombel adalah roh dari seorang wanita yang meninggal bunuh diri lantaran dikejar masyarakat karena telah membunuh suaminya. Peristiwa itu terjadi setelah suami dari wanita itu berselingkuh dengan wanita lain. Sang suami melakukan hal itu karena istrinya tak bisa memberikan anak yang sangat diharapkannya. Akhirnya ia dijauhi dan dibenci suaminya lalu dikucilkan sampai menjadi gila dan gembel.
disebut Wewe gombel karena kejadian in terjadi di daerah Gombel, Semarang. Jika kita berkendaraan dari arah jatingaleh ke arah banyumanik, maka akan terlihat bekas iklan bir bintang. Di situlah konon letak lokasi wewe gombel berada. Beberapa orang menyebutkan bahwa lokasi tersebut adalah lokasi kerajaan hantu. Menurut cerita itu pula, hal itu yang menyebabkan sebuah hotel yang terletak di dalam lokasi bukit gombel menjadi bangkrut.

7. Leak
Dalam mitologi Bali, Leak adalah penyihir jahat. Le artinya penyihir dan ak artinya jahat. Leak hanya bisa dilihat di malam hari oleh para dukun pemburu leak. Di siang hari ia tampak seperti manusia biasa, sedangkan pada malam hari ia berada di kuburan untuk mencari organ-organ dalam tubuh manusia yang digunakannya untuk membuat ramuan sihir. Ramuan sihir itu dapat mengubah bentuk leak menjadi seekor harimau, kera, babi atau menjadi seperti Rangda. Bila perlu ia juga dapat mengambil organ dari orang hidup.

8. Rangda
Rangda adalah ratu dari para leak dalam mitologi Bali. Makhluk yang menakutkan ini diceritakan sering menculik dan memakan anak kecil serta memimpin pasukan nenek sihir jahat melawan Barong, yang merupakan simbol kekuatan baik. Diceritakan bahwa kemungkinan besar Rangda berasal dari ratu Manendradatta yang hidup di pulau Jawa pada abad yang ke-11. Ia diasingkan oleh raja Dharmodayana karena dituduh melakukan perbuatan sihir terhadap permaisuri kedua raja tersebut. Menurut legenda ia membalas dendam dengan membunuh setengah kerajaan tersebut, yang kemudian menjadi miliknya serta milik putra Dharmodayana, Erlangga. Kemudian ia digantikan oleh seseorang yang bijak. Nama Rangda berarti juga janda. Rangda sangatlah penting bagi mitologi Bali. Pertempurannya melawan Barong atau melawan Erlangga sering ditampilkan dalam tari-tarian. Tari ini sangatlah populer dan merupakan warisan penting dalam tradisi Bali. Rangda digambarkan sebagai seorang wanita dengan rambut panjang yang acak-acakan serta memiliki kuku panjang. Wajahnya menakutkan dan memiliki gigi yang tajam.

9. Kuyang

Kuyang merupakan siluman berwujud kepala manusia dengan isi tubuh yang menempel tanpa kulit dan anggota badan yang dapat terbang untuk mencari darah bayi. Makhluk ini dikenal masyarakat di Kalimantan. Kuyang sebenarnya adalah manusia (wanita) yang menuntut ajaran ilmu hitam untuk mencapai kehidupan abadi. Pada siang hari, seorang kuyang akan menempuh hidup sehari-hari sebagaimana orang biasa, namun biasanya ia mengenakan pakaian jubah. Pada malam hari kuyang akan terbang untuk mencari darah bayi atau darah persalinan untuk dihisap sebagai sarana menambah kekuatan ilmunya. Orang yang melihat kuyang terbang biasanya melihatnya seperti burung besar.
Untuk menghadapinya korban perlu menggunakan sapu ijuk atau memukulkan perabot rumah tangga seperti panci atau wajan.

10. Palasik
Palasik menurut cerita, legenda atau kepercayaan orang Minangkabau adalah sejenis makhluk gaib. Menurut kepercayaan Minangkabau palasik bukanlah hantu tetapi manusia yang memiliki ilmu hitam tingkat tinggi. Palasik sangat ditakuti oleh ibu-ibu di di Minangkabau yang memiliki balita karena makanan palasik adalah anak bayi/balita, baik yang masih dalam kandungan ataupun yang sudah mati (dikubur), tergantung dari jenis palasik tersebut.
Ilmu palasik dipercayai sifatnya turun-temurun. Apabila orang tuanya adalah seorang palasik maka anaknya pun akan jadi palasik.
Pada umumnya palasik bekerja dengan melepaskan kepalanya. Ada yang badan nya yang berjalan mencari makan dan ada pula yang kepala nya yang melayang-layang mencari makan.
»»  read more

Wah, Dalam Gunung Api Ada Keraton dan Pusat Perbelanjaan.???

October 31, 2010 – 8:27 pm

INILAH.COM, Jakarta – Masih ingat yang dikatakan Ponimin Solihan tentang Gunung Merapi? Ya, dia mengaku Merapi yang setiap hari kita liat sesungguhnya adalah sebuah keraton, istana tempat para mahluk gaib bersemayam. Tentu saja itu tidak akan tampak bila dipandang dengan mata biasa. Ponimin, yang kini banyak dibicarakan akan menggantikan Mbah Maridjan sebagai juru kunci Merapi, melihatnya dengan mata batin.
Tidak banyak orang yang bisa melihat seperti yang dilihat Ponimin. Namun, masyarakat Jawa tradisional percaya mengenai hal itu. Ponimin, yang mengaku mendapat bisikan dari penghuni Merapi bahwa gunung itu akan meletus, percaya bahwa Merapi merupakan keraton, tempat pendiri Kerajaan Mataram, Panembahan Senopati berada.
Konon dikisahkan, Senopati dan penghuni Merapi berhubungan sangat erat. Senopati berhasil mengalahkan kerajaan Pajang karena bersekutu dengan penghuni Merapi. Saat berperang, merapi ikut menyerang tentara pajang dengan muntahan vulakniknya.
Penduduk di Jawa Tengah, khususnya di sekitar Merapi yakin bahwa Gunung Merapi dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang biasa disebut bangsa alus. Karena itu, banyak tempat di Merapi terlarang atau pantang bagi manusia untuk menjamahnya, apalagi merusaknya.
Gunung itu terdiri dari beberapa bagian yang memiliki fungsi masing-masing. Keraton yang dimaksud letaknya tepat di bagian kawah. Keraton itu dipimpin oleh kakak beradik, bernama Empu Rama dan Empu Permadi sebagai kepala negara. Namun, tugas mengatur negara setiap hari dilimpahkan kepada Kyai Sapu Jagad. Dialah yang mengatur keadaan Gunung Merapi.
Jika pernah mendaki Merapi, tentu akrab dengan nama "Pasar Bubrah". Dengan mata biasa, tempat itu tidak lain hanya sebuah hamparan pasir dengan bebatuan besar. Namun, dengan mata batin, Pasar Bubrah tampak sebagai pusat perbelanjaan mahluk halus, tidak beda dengan pasar di dunia manusia. Jika bekunjung ke sana dan mendapati batu-batuan besar yang berserakan, itulah bangku serta meja tempat penjual menjajakan dagangan.
Jika itu sebuah keraton dan pusat peradaban mahluk halus, lalu di mana pintu masuknya? Warga di Merapi percaya bahwa gerbang itu terletak di sebuah tempat yang diberi nama "Gunung Watoh". Di sinilah Nyai Gadung Melati bersemayam. Ia adalah penguasa Merapi yang bertugas menjaga lingkungan.
Sama seperti di alam manusia, alam gaib di Merapi juga memiliki padang rumput untuk menggembalakan ternak. Tempat itu bernama "Hutan Patuk Alap-alap". Di sanalah ternak milik keraton digembalakan. Penggembalanya adalah Kartadimeja, seorang tokoh halus yang baik hati kepada penduduk Merapi. Dia selalu memberitahu penduduk jika Merapi akan meletus. Selain menggembala, ia juga merupakan komandan pasukan mahluk halus.
Bagi kebanyakan kalangan, hal itu tentu sulit diterima akal sehat. Dalam pandangan orang kebanyakan, Merapi tidak ada bedanya dengan gunung berapi lainnya, yang bisa meletus dan mengeluarkan lahar.
Percaya atau tidak, yang pasti Keraton Yogyakarta rutin melakukan upacara labuhan di sana. Yakni rangkaian upacara yang dilaksanakan Keraton dalam rangka peringatan jumenengan Ndalem Sri Sultan Hamengkubuwono X yang diselenggarakan setiap tanggal 30 bulan Rejeb penanggalan Jawa.
Tujuannya, menghormati penguasa Merapi agar ikut menjaga keselamatan, keamanan dan ketentraman wilayah Yogyakarta. Dalam upacara ini, aneka sesajian diberikan untuk menghormati penguasa Merapi. Upacara ini dipimpin oleh juru kunci Gunung Merapi atas nama Keraton, misalnya oleh Mbah Maridjan.
Dari sudut pandang lain, upacara itu diterjemahkan sebagai sebuah upaya untuk menjaga keharmonisan antara manusia dan alam. Harmonis, agar tidak ada yang saling disakiti.
http://nasional.inilah.com/read/deta…i-balik-merapi
agan percaya ga nih..:bingungs??? ane masih_ :bingung:
moga kagak di :batabig
Wah, Dalam Gunung Api Ada Keraton dan Pusat Perbelanjaan.???
»»  read more

Warga Tangkap Anjing Persugiha

Warga Tangkap Anjing Persugihan – Sudah 5 bulan warga yang menghuni Jalan Gatotkaca Gang 7 dan Jalan Nyalaran Gang 1 Pamekasan berkeluh kesah,pasalnya warga sering kehilangan uang tunai hingga jutaan rupiah.Tidak hanya itu uang kotak amal masjid setempat juga sering hilang.
Kejadian hilangnya harta benda warga membuat penduduk setempat merasa penasaran Mereka menyimpulkan ada tuyul dan mahluk “pesugihan” yang suka mencuri uang warga.
Itu sebabnya, ketika ada anjing berwarna coklat melintas sekitar pukul 06.00 WIB, Senin 17/1/2011, puluhan warga langsung menguber anjing cebol yang hendak masuk ke sebuah rumah milik orang terkaya di kampung itu.
Karena dikejar-kejar orang, anjing berjenis kelamin jantan itu kabur menuju Lapangan Voli PBV Rojas. Di lapangan voli itulah, anjing ras itu terjebak jaring pembatas lapangan seperti diberitakan detik, senin 17/1/2011.
“Karena terjebak, akhirnya saya tangkap. Tapi, telapak tangan saya sempat tergigit dan terluka,” tutur Slamet Riyadi (28), saat ditemui di lokasi anjing misterius itu diikat di tiang antena televisi.
Slamet memang mengingkat anjing misterius itu di tiang bambu yang digunakan sebagai antena televisi di rumah Ny. Asrah (62), ibunya.
Saat anjing misterius itu berhasil ditangkap, kontan puluhan warga berkerumun penasaran ingin melihat anjing yang diyakini sebagai anjing gaib yang suka mencuri uang warga.
Warga makin penasaran, lantaran selama puluhan tahun tidak ada seekor pun anjing berseliweran di kampungnya. “Ini pasti anjing pesugihan. Tak mungkin jika hanya anjing biasa. Masak, tiba-tiba muncul tanpa ada yang memelihara,” kata Tauhid, seorang warga yang memiliki toko pracangan.

Saat melihat anjing itu, Tauhid tampak emosi. Sebab, selama 5 bulan belakangan ini, uang Tauhid yang disimpan di laci tokonya selalu berkurang. “Hampir setiap pekan, uang di laci toko saya selalu berkurang antara Rp 200 ribu sampai Rp 400 ribu. Hingga sekarang, total uang yang hilang sebanyak Rp 5 juta,” kata Tauhid.
Keluhan yang sama banyak dilontarkan warga yang menghuni di RT 02 dan RT 03/RW 04 Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Kota Pamekasan itu. Ada yang mengaku kehilangan Rp 50 ribu. Ada pula yang kehilangan Rp 100 ribu sampai Rp 500 ribu.
»»  read more

Jepang Naikkan Tingkat Bahaya Nuklir Fukushima

TOKYO (Berita SuaraMedia) – Jepang menaikkan level kewaspadaan di pembangkit listrik tenaga nuklir yang terkena dampak gempa hingga angka empat atau lima dari skala tujuh dalam insiden nuklir internasional. Krisis yang terjadi di pembangkit listrik Daiichi di Fukushima yang sebelumnya hanya disebut masalah lokal kini dianggap memiliki dampak yang jauh lebih luas.
PBB mengatakan bahwa perjuangan untuk menstabilkan pembangkit listrik tersebut merupakan perlombaan melawan waktu.
Krisis itu dipicu oleh bencana gempa dan tsunami dahsyat pekan lalu yang mengakibatkan setidaknya 17.000 orang meninggal atau menghilang.
Para pejabat bidang nuklir Jepang mengatakan bahwa kerusakan pada inti reaktor kedua dan ketiga di pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut telah mencapai tingkatan yang mengkhawatirkan.
Insiden di Pulau Three Mile di Amerika Serikat pada tahun 1979 juga mendapat skala lima dalam tingkat kewaspadaan tersebut, sementara bencana nuklir Chernobyl tahun 1986 mendapat skala tujuh.
Pemerintah Jepang mengakui bahwa pihaknya bisa saja melakukan penanganan yang lebih cepat dalam krisis nuklir tersebut.
Sementara itu, pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan bahwa ada seorang pria yang diselamatkan dari reruntuhan setelah terkubur selama delapan hari ternyata tidak benar.
Kanto berita Kyodo menyebutkan bahwa pria tersebut sebelumnya sudah berada di tempat penampungan dan dipulangkan ke rumah saat ditemukan oleh tim penyelamat.
Hujan salju lebat yang turun tetap tidak mampu memadamkan harapan untuk dapat menyelamatkan nyawa dari reruntuhan setelah gempa dan tsunami.
Jutaan orang warga terkena dampak bencana. Banyak korban selamat yang tidak bisa mendapatkan akses terhadap air bersih, listrik, bahan bakar, atau makanan yang cukup. Sementara ratusan ribu orang korban gempa kehilangan tempat tinggal.
Kepolisian Nasional Jepang menyebutkan bahwa ada 6.911 orang yang dipastikan meninggal dalam bencana tersebut, sementara 10.316 orang lainnya masih belum diketemukan.
Pada hari Jumat, rakyat di seluruh Jepang diminta mengheningkan cipta selama satu menit, tepat satu minggu berselang setelah terjadi bencana.
Saat seluruh negeri mengheningkan cipta, para sukarelawan yang bekerja di reruntuhan menundukkan kepala mereka, sejumlah korban selamat yang berusia lanjut di tempat penampungan terlihat menitikkan air mata.
Para pejabat Jepang terus mencoba meyakinkan rakyat bahwa risiko radiasi di luar radius 30 kilometer dari pembangkit listrik nyaris nol.
Tapi, sejumlah negara asing mengambil tindakan pencegahan yang lebih luas. Spanyol mengikuti langkah Inggris, Amerika Serikat, dan sejumlah negara lain dan mengupayakan evakuasi warga negara mereka yang merasa cemas dengan dampak radiasi.
Kepanikan juga menyebar ke luar negeri. Sejumlah toko kehabisan pil yodium yang bisa melindungi manusia dari radiasi. Sejumlah bandara di Asia memindai para penumpang yang berasal dari Jepang untuk mengantisipasi kemungkinan kontaminasi radiasi.
Karena panik, orang-orang di China memborong garam karena yakin bahwa garam bisa membentengi mereka dari paparan radiasi, meski anggapan itu keliru.
Sementara itu, dalam pidato yang ditayangkan televisi nasional, Perdana Menteri Naoto Kan mengatakan, "Kita akan membangun kembali Jepang dari nol. Kita semua harus turut serta dalam hal ini."
Menurutnya, bencana alam dan krisis nuklir adalah ujian yang besar bagi rakyat Jepang. Ia mendesak semua pihak untuk tetap berusaha dengan gigih.
Mengenai isu nuklir, Sekretaris Kabinet Yukio Edano membenarkan bahwa Jepang semestinya bisa bergerak lebih cepat untuk menangani keadaan dan mengoordinasikan serta menyediakan semua informasi dengan lebih cepat.
Ketua Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Yukiya Amano tiba lebih awal di Tokyo dan memperingatkan bahwa krisis di Fukushima seperti "perlombaan melawan waktu."
"Ini bukan sesuatu yang semestinya hanya ditangani oleh Jepang. Masyarakat di seluruh dunia harus bekerja sama dengan Jepang dan rakyat di zona bencana," kata Amano.
IAEA mengatakan bahwa timnya yang beranggotakan para ahli telah mengukur radiasi dari Tokyo dan mengklaim tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Mereka mengatakan bahwa tidak ada indikasi radioaktif yodium atau cesium di kota tersebut.
IAEA mengatakan bahwa pihaknya akan menghelat pertemuan khusus pada hari Senin esok untuk membahas temuan tim Amano.
Operator pembangkit listrik Fukushima, Tokyo Electric Power (Tepco) mengatakan bahwa pihaknya tidak menepis kemungkinan mengubur pembangkit listrik tersebut dengan beton untuk mencegah terjadinya kebocoran radiasi, metode yang serupa dengan yang dipergunakan di Chernobyl. (dn/bc)
»»  read more

Tembok Timur, Trik Israel Caplok Lembah Yordan

JENIN (Berita SuaraMedia) – Kampanye Save the Jordan Valley (Selamatkan Lembah Yordan) memperingatkan mengenai adanya rencana Israel untuk mengisolasi kawasan Lembah Yordan melalui pembangunan tembok timur yang diumumkan sendiri oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Koordinator kampanye, Fathi Khaddirat, pada hari Jumat (18/3) mengatakan bahwa pembangunan tembok pemisah di timur sejalan dengan rencana pemerintah Israel mengisolasi dan mencaplok kawasan tersebut.
Khaddirat membenarkan bahwa melalui langkah semacam itu, Israel berusaha mengendalkan masa depan keberadaan rakyat Palestina di Tepi Barat.
Ia meminta kepada seluruh institusi Palestina dan organisasi-organisasi internasional agar bersatu menghadapi rencana yang mengancam masa depan kehidupan rakyat Palestina di Lembah Yordan.
Maret lalu, Netanyahu mengatakan bahwa dalam kesepakatan damai di masa mendatang dengan Palestina, Israel harus terus diperbolehkan menempatkan militernya di Lembah Yordan.
Seperti dilansir pemberitaan Haaretz, dalam sebuah kunjungan ke kawasan tersebut, Netanyahu menyebut Sungai Yordan sebagai "perbatasan keamanan Israel."
"Garis pertahanan Israel dimulai di sini," kata Netanyahu. "Jika roket-roket mampu mencapai tempat ini, maka pastinya bisa mencapai Tel Aviv, Haifa, dan di seluruh penjuru negara."
Netanyahu mempertimbangkan rencana pendirian negara Palestina dengan pembatas semetara sebagai bagian dari kesepakatan damai sementara dengan Palestina. Hal itu bisa segera diterapkan dalam waktu dekat, demikian kata sejulah sumber di kantornya pekan lalu.
Perubahan strategi tersebut kabarnya dipicu oleh unjuk rasa antipemerintahan yang pecah di dunia Arab.
"Palestina tidak siap untuk mencapai kesepakatan status final untuk dapat mengakhiri konflik saat dihadapkan pada stabilitas di kawasan tersebut," kata Netanyahu.
Sejumlah sumber di kantor perdana menteri Israel pada saat bersamaan mengatakan bahwa Netanyahu akan mengupayakan kesepakatan damai sementara, Israel dan Palestina akan membahas prinsip-prinsip kesepakatan status final dimasa mendatang dan Palestina akan mendapatkan jaminan terkait pembatas permanen negara Palestina,
"Kami tidak ingin menghindari kesepakatan status final, tapi sebuah kesepakatan sementara adalah cara untuk menuju ke arah sana," kata seorang pejabat kantor perdana menteri.
Rincian rencana yang dipertimbangkan Netanyahu belum jelas. Tapi, masih harus dinantikan apakah Netanyahu benar-benar tertarik untuk melanjutkan proses perdamaian atau hanya coba-coba dan berharap Palestina akan menolak proposal itu.
Proposal kantor perdana menteri tersebut agaknya didasarkan pada rencana yang disusun kepala Komite Pertahanan dan Luar Negeri Knesset, mantan Menteri Pertahanan Shaul Mofaz, dan Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman, yang mengajukan pengaturan jangka panjang sementara yang menyebutkan mengenai pendirian negara Palestina dengan pembatas sementara di atas 45 persen hingga 50 persen kawasan Tepi Barat.
Mofaz merekomendasikan pendirian negara Palestina dengan pembatas sementara di atas 60 persen kawasan Tepi Barat berikut komiten Israel bahwa perbatasan itu akhirnya akan disesuaikan dengan perbatasan sebelum Perang Enam Hari tahun 1967. (dn/pi/up/hz)
»»  read more

Bencana Jepang Bak Tawar Menawar Dengan Iblis

TOKYO (Berita SuaraMedia) - Setelah bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki, Barat - khususnya Amerika Serikat - mendapatkan kemenangan singkat sains Amerika dan kecakapan militer dengan membawa kemenangan atas Jepang. Narasi resmi dari serangan yang menghancurkan kota-kota Jepang ini telah ditentang oleh sejarawan terkemuka yang banyak yang berpendapat bahwa Jepang telah menyampaikan kesiapannya untuk menyerah sebelum bom dijatuhkan, bahwa pemerintah AS perlu untuk meluncurkan serangan untuk menunjukkan kepada Soviet Uni bahwa mereka punya senjata-super, dan bahwa serangan itu akan membantu membangun supremasi Amerika di Pasifik tanpa harus berbagi kekuasaan dengan Moskow.
Tapi interpretasi sejarah apa pun yang diyakini, kengerian serangan itu di luar kontroversi.
AS menggunakan bom atom terhadap kota-kota padat penduduk tak berdaya tetap menjadi tindakan teror terbesar negara dalam sejarah manusia, dan andai itu telah dilakukan oleh pihak yang kalah dalam Perang Dunia II pasti para pelaku akan dipidana dan persenjataannya selamanya dilarang.
Namun sejarah membiarkan para pemenang dalam perang untuk membentuk masa depan sesuai dengan keinginan mereka sendiri, kadang-kadang menjadi lebih baik, seringkali buruk.
Tidak hanya dua kota ini tidak ada kepentingan militer jika dihancurkan, tapi  penduduk di daerah sekitarnya yang luas terkena radiasi dalam dosis mematikan, menyebabkan kematian, penyakit, kecemasan akut, dan cacat lahir.
Di luar hal ini, jelas bahwa teknologi seperti itu akan mengubah wajah perang dan kekuasaan, dan  akan dihilangkan dari planet ini dan negara selain AS akan menuntut kepemilikan persenjataan, dan pada kenyataannya, lima anggota tetap Dewan Dewan Keamanan PBB menjadi lima negara pertama untuk mengembangkan dan memiliki senjata nuklir, dan beberapa tahun kemudian, Israel, India, Pakistan, dan Korea Utara telah mengembangkan hulu ledak nuklir mereka sendiri.
Selain itu, teknologi ini terus ditingkatkan dengan biaya besar, memungkinkan pengiriman jarak jauh dari hulu ledak dengan peluru kendali dan muatan nuklir ratusan kali lebih besar daripada bom primitif yang digunakan melawan Jepang.
Negarawan di Barat berbicara tentang perlunya perlucutan senjata nuklir sebagai satu-satunya alternatif untuk perang masa depan yang akan menghancurkan industri peradaban .
Para realis dengan salah satu  yang paling menonjol, John Mearsheimer, merayakan persenjataan nuklir sebagai''penjaga perdamaian'', bagi mereka penjelasan terbaik bagi mengapa Uni Soviet-Amerika Serikat persaingan tidak menimbulkan Perang Dunia III.
Kepuasan  nuklir semacam itu lagi pada bukti ketika pada 1990-an setelah Uni Soviet runtuh, ada penolakan usul pada waktu itu untuk penghapusan persenjataan nuklir, dan ada laporan-laporan yang dapat dipercaya bahwa pemerintah Amerika benar-benar menggunakan pengaruh diplomatik untuk mencegah setiap perlucutan senjata inisiatif  Rusia.
Berikut adalah pelajaran yang berlaku sampai sekarang: Syok setelah serangan atom habis, itu  digantikan oleh restorasi yang normal, yang berarti menciptakan kondisi untuk pengulangan pada  kematian dan kehancuran yang lebih besar dari sebelumnya.
Pola seperti itu dititikberatkan, seperti di sini, jika subjek bencana tertutup oleh politik yang mengaburkan imoralitas kotor dan kriminalitas dari tindakan itu, yang mengabaikan fakta bahwa ada kekuatan-kekuatan pemerintah yang terkait dengan pendirian militer yang mencari kekuatan  maksimal, dan bahwa profesional militer diperkuat oleh kader  ilmuwan, intelektual pertahanan, dan birokrat yang membangun karir di sekitar persenjataan, dan bahwa struktur ini diperkuat dengan berbagai cara oleh sektor swasta yang mencari laba.
Kondisi ini berlaku di seluruh bisnis penjualan senjata.
Dan kemudian kita harus mempertimbangkan tawar-menawar Faustin luar biasa yang dijual kepada dunia non-nuklir: meninggalkan senjata nuklir dan dapatkan izin tak terbatas ke dalam ''manfaat energi nuklir".
Tentu saja, setengah dari tawar-menawar buruk telah terpenuhi, bahkan dalam menghadapi pengalaman yang mengerikan Three Mile Island (1979) dan Chernobyl (1986), sementara setengahnya terpenuhi dengan maksimal.
Tidak ada yang salah dengan pengawasan senjata, mungkin mengurangi resiko dan biaya, tetapi tidak dengan pelucutan senjata, dan tidak harus disajikan seolah-olah itu adalah perlucutan senjata.
Dengan latar belakang inilah mega tragedi yang berlangsung di Jepang harus dipahami dan dampaknya pada kebijakan masa depan dibahas dari awal.
Bencana yang luar biasa ini berasal dari peristiwa alam di luar perhitungan manusia dan kontrol. Gempa bumi yang tak terbayangkan melepaskan gelombang tsunami yang mencapai ketinggian 30 kaki, dan menyapu pedalaman di daerah Sendai Jepang utara untuk jarak yang luar biasa sampai 6 kilometer.
Masih terlalu dini untuk menghitung kematian, korban terluka, kerusakan properti, dan biaya  secara keseluruhan, tapi kita cukup tahu sekarang untuk menyadari bahwa dampaknya kolosal, bahwa ini akan secara permanen membakar ke imajinasi kolektif kemanusiaan, mungkin lebih dari itu, karena ini adalah kejadian yang paling visual yang tercatat dalam sejarah, dengan rekaman video real time dari saat bencana.
Tapi ini bencana alam yang telah bertanggung jawab atas penderitaan manusia besar-besaran ini diperburuk dengan dimensi nuklirnya, ukuran penuh yang tetap tidak pasti pada titik ini, meskipun menghasilkan firasat buruk yang mungkin diperbesar dengan upaya penenangan oleh manajer perusahaan tenaga nuklir di Jepang, dan juga oleh pemimpin politik - termasuk Naoto Kan, yang dimengerti ingin menghindari kepanikan publik Jepang.
Ada juga yang didasarkan pada kurangnya kredibilitas, terutama, pada catatan panjang kepastian palsu oleh industri nuklir Jepang, meminimalisirkan dampak dari gempa bumi 2007 di Jepang, dan benar-benar berbohong tentang tingkat kerusakan ke reaktor pada waktu itu dan pada kesempatan lain.
Ini adalah ulah pencari keuntungan serakah, yang meminimalkan risiko ini, apakah itu di Teluk Meksiko atau Fukushima atau di Wall Street, dan kemudian bergegas liar pada saat bencana untuk mengalihkan tanggung jawab kepada para korban.
Kekuatan predator dibuat lebih dahsyat karena mereka telah membujuk kebanyakan politisi untuk terlibat dan memiliki banyak sekutu di media yang membanjiri publik dunia dengan dosis stabil informasi yang salah.
Realitas bahaya nuklir saat ini di Jepang jauh lebih kuat daripada kata-kata penenang bahwa risiko kesehatan adalah minim karena radioaktivitas sedang diatasi untuk menghindari tingkat berbahaya kontaminasi.
Langkah yang lebih dapat dipercaya dari meningkatnya bahaya dapat dirasakan dari ekspansi resmi terus-menerus dari zona evakuasi sekitar enam reaktor Fukushima Daiichi dari 3 km sampai 10 km, dan lebih dari 18 km baru-baru ini, ditambah dengan instruksi untuk setiap orang yang berada di dalam wilayah itu untuk tinggal di dalam rumah tanpa batas, dengan jendela dan pintu tertutup.
Kita dapat berharap dan berdoa bahwa empat ledakan yang sejauh ini terjadi di kompleks reaktor Fukushima Daiichi tidak akan menyebabkan ledakan lebih lanjut dan krisis.
Bahkan tanpa meltdown, dengan ventilasi tertentu  uap radioaktif sangat beracun dan kemungkinan menyebarkan risiko dan efek buruk.
Ini adalah kebijakan dilematis yang telah mengambil bentuk mimpi buruk dalam hidup: baik memungkinkan panas meningkat dan menghadapi kebocoran reaktor atau mengeluarkan uap membuat orang di sekitarnya dan di luar terkena radioaktivitas, khususnya apabila pergeseran angin selatan membawa uap ke arah Tokyo atau ke arah barat menuju utara Jepang atau Korea.
Reaktor 1, 2, dan 3 beresiko kebocoran, sedangkan pada reaktor 4, 5, dan 6 yang ditutup menimbulkan ancaman kebakaran dan melepaskan uap radioaktif dari bekas batang bahan bakar.
Kita tahu bahwa di seluruh Asia sendiri sekitar 3.000 reaktor baru baik sedang dibangun atau telah direncanakan dan disetujui.
Kita tahu bahwa tenaga nuklir telah disebut-sebut dalam beberapa tahun terakhir sebagai sumber utama energi untuk menangani kebutuhan energi masa depan dan sebagai cara memerangi pemanasan global dengan penurunan emisi karbon .
Kita tahu bahwa industri nuklir akan berpendapat bahwa ia tahu bagaimana membangun reaktor aman di masa depan yang akan menahan bahkan kejadian "mustahil" seperti di wilayah Sendai Jepang, sementara pada saat yang sama melobi untuk asuransi skema untuk menghindari risiko tersebut.
Beberapa kritikus fasilitas energi nuklir di Jepang dan di tempat lain telah memperingatkan bahwa Fukushima yang dibangun lebih dari 40 tahun yang lalu telah rawan kecelakaan.
Dan kita tahu bahwa pemerintah akan berada di bawah tekanan besar untuk memperbarui tawar-menawar Faust meskipun apa yang seharusnya sudah jelas dari saat bom jatuh pada tahun 1945: Teknologi ini terlalu mematikan dan harus dikelola dengan aman dari waktu ke waktu.
Ini adalah kebodohan untuk bertahan, tetapi adalah nekat untuk mengharapkan para elite dunia untuk mengubah arah, meskipun pengiriman dramatis ini adalah pengingat yang jelas tentang falibilitas dan kesalahan manusia.
Kita tidak bisa berharap untuk mengontrol alam, meskipun bahkan jika saat ini sedang intensif untuk mengambil langkah-langkah yang bertanggung jawab untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, tapi kita bisa belajar untuk hidup dalam batas-batas bijaksana bahkan jika ini datang berarti kurang material berlimpah dan gaya hidup yang berubah.
Kegagalan untuk menganggap serius prinsip pencegahan sebagai panduan untuk perencanaan sosial adalah  mengancam seluruh masa depan kita.
Mari kita sungguh-sungguh berharap bahwa ibencana Sendai tidak akan jadilebih buruk, tetapi bahwa peringatan dalam kejadian tersebut, akan membangkitkan orang-orang untuk tahu bahaya di jalan hiper-modernitas ini.
Tantangan tersebut harus mencakup penolakan pandangan dunia neoliberal, bersikeras tanpa kompromi pada ekonomi berdasarkan kebutuhan dan bukan pada marjin laba dan efisiensi modal. (iw/alj)
»»  read more